Thursday, April 1, 2010

Aku Melihat Diriku!

Aku melihat diriku terbaring tak berdaya di ruangan pucat ini. Bunda dan Kak Anya menangis sangat kencang. Ayah hanya menutup mata sambil memijat pelipisnya. Ada apa ini? Aku kenapa? Kenapa aku bisa melihat diriku sendiri? Apa aku sedang bermimpi?
“Arimbi,” aku tahu persis pemilik suara halus yang baru saja memanggilku.
“Kakek!” Iya, kakekku. Tapi dia sudah meninggal saat aku masih duduk di sekolah dasar.
“Ayo ikut kakek!”
Aku tidak bisa. Aku tidak mau. Aku tidak mengerti apa yang terjadi.
“Kita tunggu mereka di tempat kakek ya,” Ia tersenyum hangat dan merangkul bahuku. Tiba-tiba aku merasa terbang, semakin lama semakin tinggi.

-------
oleh: Nurilla Iryani. Life Lover. nurillairyani.wordpress.com

4 comments:

  1. thanks sob untuk postingannya...
    article yang menarik,saya tunggu article berikutnya yach.hehe..
    maju terus dan sukses selalu...
    salam kenal yach...
    kunjungi blog saya ya sob,banyak tuh article2 yang seru buat dibaca..
    http://chaniaj.blogspot.com/

    ReplyDelete