<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener("load", function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <iframe src="http://www.blogger.com/navbar.g?targetBlogID=10937586&amp;blogName=Cerita+Seratus+Kata&amp;publishMode=PUBLISH_MODE_BLOGSPOT&amp;navbarType=BLUE&amp;layoutType=CLASSIC&amp;homepageUrl=http%3A%2F%2F100kata.blogspot.com%2F&amp;searchRoot=http%3A%2F%2F100kata.blogspot.com%2Fsearch" marginwidth="0" marginheight="0" scrolling="no" frameborder="0" height="30px" width="100%" id="navbar-iframe" title="Blogger Navigation and Search"></iframe> <div></div>
Cerita Seratus Kata
Monday, November 19, 2007
Tips nerbitin buku - based on experience- Part 1
Based on perjalanan 100kata menuju terbit, kami mau sedikit sharing aja ke temen-temen yang mungkin pengen nerbitin bukunya juga. Ini berdasarkan pengalaman ya, jadi kalo ada yang salah atau kurang dan ada yang bisa mengkoreksi, monggo loh :)

Pertama, siapin draft softcopy dan hardcopy. Softcopy bikin dalam bentuk word dan Pdf. Yang di Pdf diprotect supaya gak bisa diubah/diedit. Yang bentuk Word disiapkan bila sudah fix beneran akan diterbitin mereka, jadi mereka bisa editing. Hardcopy dirapihin, dijilid, dan dikirim dengan kurir, atau kilat khusus, supaya ada tanda terima. Soalnya namanya penerbit pasti nerima segambrengan naskah, sayang kan kalo punya kalian ilang dan kalian gak ada bukti pengiriman. Atau syukur2 bisa ketemu langsung ama penerbitnya, jadi bisa ngasihin naskah langsung. Jangan lupa minta nomor telepon mereka ya, untuk follow up. Beri mereka waktu empat minggu baru kita follow up. Jadi sudah ada kemungkinan, walopun jarang, mereka udah baca.

Ingat, pilih penerbit yang sesuai dengan topik bukumu. Jangan buku kumpulan resep masakan dimasukin ke penerbit khusus programming, misalnya...

100kata waktu itu melempar draft ke lebih dari lima penerbit. Ada penulis yang bilang itu gak etis. Tapi sebenernya niat kami sih untuk saving time aja. Soalnya sebuah draft bisa ada di tangan penerbit minimal dua bulan baru ada kabar, itu juga mereka suka gak ngasih kabar. Bayangin berapa tahun kalo mau ngirim ke sepuluh penerbit dan nunggu satu satu...

Kedua, know what you want and need. How? Ask! Kalau sudah ada kontak dengan penerbit, mereka akan arrange waktu untuk ketemu, get to know each other and talk about the draft. Provide mereka dengan info yang dibutuhkan, dan jangan takut untuk bertanya apapun mengenai bukumu ke mereka, apalagi kalo ini kali pertama bukumu diterbitin.

Ketiga, keep contact ama mereka, tapi jangan sampe annoying ye... misalnya tiap hari nanya perkembangan buku. Don't. Dua tiga minggu sekali cukup :D

Keempat, be there for layout-ing. Pas 100kata, penerbit ngajak kami untuk ketemu. Milih sampul, milih font. Again, know what you want. Jangan sampe menyerahkan segala sesuatunya ke mereka, mereka juga mungkin puyeng kalo gitu. Kasih usul dan saran. Be not afraid. It's YOUR book.

Kelima, ini mungkin khusus untuk yang bukunya ditulis rame-rame, antologi gitu. Keep your friends informed, kalau kamu jadi wakil mereka. Ask input, critics, and questions from them, then deliver it to the publisher.

Keenam, JANGAN TAKUT PENOLAKAN. sebisa mungkin tanyakan apa yang membuat mereka menolak draft bukumu. Gagas Media did that to us, and we respect them for that. And believe me, once you get an OK from a publisher, few rejections worth the price :)
posted by Nita Sellya @ 12:41 PM   4 comments
Monday, September 24, 2007
To: Constant Readers
Halo semua..

Terima kasih untuk segala kesetiaan membaca tulisan-tulisan cakar monster kami di sini :D

Mohon maaf, karena untuk sementara ini blog akan ditutup dulu yaaaaa...

Kami akan muncul lagi dengan format baru. Tercetak. Tunggu tanggal mainnya.

Again, terima kasih bangettttssss untuk para pembaca. Kami akan terus apdet kok akan perkembangannya ;)

Cheers!

100kata team
posted by Nita Sellya @ 10:19 AM   2 comments
About Us
Powered By

BLOGGER