Thursday, July 26, 2007
Malam di Kebun Tebu
Ayah mengambil sebilah pisau yang tadi diasahnya hingga tajam, berjalan kearah kandang ayam di belakang rumah. Disembelihnya ayam jago kesayangannya, dan melumuriku dengan darah merahnya. Bau amis membuatku hampir muntah.

Kami lalu berjalan jauh sampai ke tengah-tengah kebun tebu yang sepi. Di jalan aspal yang membelah kebun tebu, aku disuruh berbaring.
Diam tak bergerak sampai sebuah rem berdencit tepat di telinga kiriku. Seorang laki-laki turun dari mobil.

Ayah keluar dari persembunyiannya, menyergap lelaki itu dalam gelap malam. Aku menutup mataku karena rasa takut menyerang.
Sampai sebuah suara…

“Nak bangun, ayo kita bawa ibumu ke rumah sakit. Kita punya uang sekarang.”









Makasih Buat Andy yg udah ngeditin tulisanku yg hancuuuurrrr banged :)
posted by hotma @ 12:12 PM  
0 Comments:
Post a Comment
<< Home
 
 
 
About Us

Milis 100Kata
Andy
Hotma
Jamal
Jay
Krisna
Laila
Maya
Nita
Sindy

Free Blogger Templates